Asus VivoBook S S510 : Laptop Tipis dengan Fitur Maksimal

Rabu, 11 Oktober 2017


Pada pertengahan bulan agustus 2017 lalu Asus menyelenggarakan sebuah acara yang bertujuan untuk memamerkan jajaran produk terbaru mereka, acara tersebut di beri tema “The Edge of Beyond” yang jika di bahasa Indonesia kan bermakna "di luar batas". Tema “di luar batas” memang pantas di berikan ke acara tersebut, karena Asus memang memamerkan produk laptop terbaru yang masih di luar batas para pesaing nya karena merupakan laptop-laptop yang tipis dan ringan tetapi mempunyai peforma yang tinggi, diantaranya Asus ROG Zephyrus, ZenBook Flip S, ZenBook Pro, Zenbook 3 Deluxe, Vivobook S, dan VivoBook Pro.

Khusus pada artikel ini kita hanya akan membahas salah satunya saja, yaitu VivoBook S S510, yang merupakan laptop tipis varian termurah yang tetap memberikan kesan mewah. Walaupun saya belum pernah memegang laptop ini, kesan yang bisa saya rasakan saat melihatnya adalah premium, portable, tipis, tetapi tetap bisa diandalkan. 

Setelah ini kita akan membahas lebih dalam tentang spesifikasi yang ada pada VivoBook S S510, sebagai pembukaannya saya akan menjelaskan sedikit disini, bahwa VivoBook S S510 merupakan laptop yang diciptakan untuk mobilitas tinggi, dan selalu bersiap dibawa kemana saja untuk memenuhi pekerjaaan manusia perkotaan. Pada ulasan selanjutnya kita akan mengetahui bagaimana Asus membuat laptop ini agar mudah dibawa kemana mana, berikut ini poin-poin pembahasannya. 

Desain Tipis dan Ringan

Sudah terlihat dari penampilan luarnya bahwa laptop ini sangat portable, sehingga saya rasa tidak perlu di bahas terlalu panjang. Ketebalan Vivobook S S510 hanya 17.9mm atau sekitar 1.8cm dan berat hanya 1.5 kg, lalu pada bodinya dilapisi dengan aluminium alloy sehingga terasa solid dan sangat nyaman ketika dibawa kesana-kemari. Kalau saya bilang sih desainnya sejajar dengan laptop keluaran brand nama buah.

Layar Bezelles
Tren bezel tipis pada layar sekarang menjadi-jadi, dan merupakan suatu pertanda bahwa sebuah gadget itu premium, contohnya saja smartphone-smartphone keluaran terbaru saat ini yang hampir tidak ada bezelnya bisa dipastikan harganya pun akan mahal.

Begitupun pada VivoBook S S510 yang menerapkan desain yang disebut NanoEdge pada layarnya, desain ini memungkinkan VivoBook S S510 yang bodinya seukuran laptop dengan layar 14 inchi, bisa ditaruh layar dengan ukuran yang lebih lega yaitu 15.6 inchi. Desain layar yang seperti ini tentunya memiliki keutungan tersendiri diantaranya menikmati multimedia lebih nyaman dan akan memangkas bodi hingga rebih ringkas dan ringan.

Desain tersebut dipadukan dengan layar VivoBook S S510 berjenis wide view angel beresolusi 1920x1080,  sehingga layar VivoBook S S510 tidak akan kehilangan warnanya walau di lihat pada sudut yang ekstrim sekalipun. Tidak hanya itu, Asus memaksimalkannya lagi dengan teknologi software pintarnya yaitu Asus Splendid dan Asus Tru2Life.


Dengan Asus Splendid pengguna bisa mengatur layar agar menyesuaikan dengan aktivitas yang sedang dijalani, pada pengaturan Asus Splendid disediakan 4 mode pilihan yaitu.

  • Normal berfungsi mengatur layar untuk penggunaan biasa.
  • Eye Cares berfungsi mengurangi paparan cahaya biru pada layar agar mata tidak cepat lelah, direkomendasikan digunakan saat membaca di komputer dalam waktu lama.
  • Vivid  membuat tampilan lebih kontras dan tajam, bisa digunakan saat melihat foto atau video.
  • Manual mengguna bisa mengatur sendiri tampilan layar apa yang ditampilkan.
Lalu untuk Asus Tru2Life lebih diutamakan untuk pemutaran video agar tampilannya lebih waah, dengan Tru2Life Asus menjelaskan bahwa kontras/ketajaman video akan bertambah sampai 150%.


Peforma
VivoBook S S510 memang tidak terlalu menonjolkan segi peforma, tetapi lebih ke arah produktivitas para penggunanya. Komponen utama yang dipercaya menangani hal itu adalah Processor Intel Core i5 7200U, RAM 4GB DDR4, dan Nvidia Geforce 940MX 2GBGDDR5. U pada Intel Core i5 7200U adalah singkatan dari Ultra Low power, sehingga memang pilihan yang tepat untuk menghemat daya baterai yang secara tidak langsung meningkatkan produktivitas penggunanya.

Meskipun hanya mengkonsumsi daya yang rendah, Intel Core i5 7200U tetap bisa mengeluarkan peforma yang tidak bisa di bilang rendah, sobat lihat saja score bechmark dibawah ini.


Terlihat capaian score Intel Core i5 7200U tidak mengecewakan, jika dalam skala perbandingan maka Processor pada VivoBook S S510 sudah melebihi 50% score processor(Intel Core i7-6820HK dan i7-6700HQ) yang ada di laptop gaming kebanyakan. Sehingga untuk editing video, render 3D, atau segala urusan Processor yang berat-berat besar kemungkinan VivoBook S 510 masih bisa menanganinya.

Pemilihan kartu grafis Nvidia Geforce 940MX sudah dirasa tepat, karena dalam urusan daya dan peformanya seimbang, setidaknya masih bisa main game seperti Dota 2 atau game-game terbaru walaupun dengan pengaturan rendah-menengah. Hasil uji coba Nvidia GT940MX pada game bisa lihat pada gambar-gambar dibawah ini.

Jika masih belum puas dengan peforma gamenya itu sangat wajar, karena laptop ini bukan di peruntukan untuk game yang berat-berat. Solusinya adalah memilih laptop gaming yaitu laptop jajaran Asus ROG(Republic of Gamers) yang siap memainkan dengan lancar semua game-game saat ini.

Penyimpanan Dual Storage

Asus menaruh Dual Storage pada VivoBook S S510 yaitu SSD 128GB dan HDD 1TB, SSD merupakan teknologi penyimpanan data generasi terbaru yang kecepatannya bisa mencapai 5 kali dari HDD. Asus sangat cermat menggabungkan 2 jenis penyimpanan ini, alasannya penyimpanan berbasis SSD masih mahal saat ini, dengan kombinasi dual storage SSD + HDD membuat peforma VivoBook S S510 akan bisa lebih cepat tanpa meningkatkan harga yang signifikan. 

Upaya Asus untuk meningkatkan kecepatan dengan dual storage ini akan sia-sia, jika tidak mendapat dukungan dari penggunanya. Cara agar peforma VivoBook S S510 berjalan lebih cepat adalah dengan menginstall sistem operasi atau aplikasi berat pada penyimpanan SSD, sehingga file-file tersebut bisa cepat dibaca oleh RAM dan Processor, sehingga loading akan lebih cepat. Sebaliknya simpanlah file-file doc, ppt, video, music, dan file lain yang tidak perlu loading untuk membukanya pada penyimpanan HDD yang lebih besar.

Konektivitas Lengkap

Port yang disediakan VivoBook S S510 cukup lengkap, dengan desain yang tipis port generasi lama yang cukup memakan ruang seperti VGA dan LAN port tidak hadir di laptop ini, alternatifnya bisa menggunakan port konverter USB to LAN dan HDMI to VGA yang telah banyak di jual di indonesia. 

Port yang disediakan yaitu 2 x USB 2.0, 1 x USB 3.0, 1 x USB type C, 1 x Jack Audio, 1 x Card Reader . Perlu sobat ketahui bahwa USB 3.0 dan Type C merupakan port generasi terbaru yang bisa mentransfer data cepat sampai 4.8 Gbps untuk USB 3.0, dan 10 Gbps untuk USB type C, sangat membantu menghemat waktu untuk orang-orang yang suka pindah-pindah data foto, video, atau file yang berukuran besar. Sebagai penunjang konektivitas nirkabel juga sudah disediakan dual-band 802.11 ac  Wi-Fi dan Bluetooth 4.1, teknologi Wi-Fi 802.11ac mampu  mentranfer data sampai 867Mbps.

Dilengkapi Baterai Super 
Bukti VivoBook merupakan perangkat yang mempunyai mobilitas tinggi bukan hanya dari bodinya yang tipis tetapi juga ada pada baterainya, ini karena teknologi fast charging yang biasanya ada pada smartphone, dihadirkan juga pada laptop ini, membuat proses pengisian baterai sampai 60% hanya dibutuhkan waktu 49 menit, teknologi ini disebut super battery.


Teknologi SuperBattery ini selain membantu pengisian cepat juga membuat baterai lebih awet, jika baterai standar hanya mampu mencapai 300 kali siklus pengisian maka dengan mengunakan teknologi SuperBattery ini Asus mengklaim laptop VivoBook S S510 baterainya akan awet sampai 900 kali siklus pengisian atau sampai 3 tahun. 


Sebagai  pendukung SuperBattery, Asus juga menghadirkan Health Charging App, cara kerja teknologi ini adalah menghentikan proses pengisian baterai pada saat kapasitas baterai berada diangka tertentu, di aplikasinya sendiri hanya disediakan tiga pilihan yaitu.

FullCapacity Mode 
Merupakan mode default, dengan mode ini baterai akan melakukan pengisian sampai penuh mode yang disarankan ketika ingin menggunakan Notebook dalam jangka lama dengan menggunakan baterai.

Balanced Mode
Mode yang mengatur baterai untuk tidak mengisi daya saat daya berada diatas 80% dan melakukan pengisian lagi jika sudah dibawah 78%, disarankan digunakan untuk pertemuan atau konferensi saat menggunakan notebook PC dengan daya baterai.

Maximum Lifespan Mode
Mode yang mengatur baterai untuk tidak mengisi daya saat daya berada diatas 60% dan melakukan pengisian lagi jika sudah dibawah 58%, disarankan digunakan saat di colokkan ke AC adaptor terus menerus. 

Meskipun saya masih belum mengetahui berapa lama baterai VivoBook S S510 bisa bertahan, tetapi dilihat dari spesifikasi yang digunakan seperti processor i5-7200U dan teknologi baterai yang ekslusif, saya berani menebak bahwa VivoBook bisa bertahan 5-8jam dalam keadaan standar pemakaian. 

Dukungan Sonic Master Audio

Layar yang baik pada VivoBook S S510 diimbangi juga dengan keluaran audio yang di dukung dengan teknologi Sonic Master. Merupakan teknologi audio yang khusus dikembangkan Asus untuk produk-produk buatannya, dengan Sonic Master suara yang dikeluarkan akan di filter supaya lebih enak didengar oleh pengguna.

Perpaduan layar yang beresolusi tinggi dan suara yang bagus, merupakan suatu kebutuhan yang dinginkan saat menikmati multimedia, kekurangannya menurut saya cuman tidak bisa main game yang berat-berat dengan alasan yang sudah kita bahas diatas.

Keyboard Nyaman dan Touchpad yang Lengkapi Fingerprint

Target pasar laptop ini adalah kalangan pembisnis, pekerja kantoran, mahasiswa, dan sejenisnya. Jadi bagian keyboard merupakan sesuatu yang akan sering digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan. Sekali lagi Asus mendesain keyboard pada VivoBook S S510 dengan sangat baik, dengan ruang yang cukup lega maka pengetikan tombol demi tombol akan menjadi mudah, dari reviewer lain yang saya baca pun menyatakan bahwa keyboard VivoBook S S510 sangat nyaman saat mengetik, ini didukung karena desain chiclet keyboard yang selain membuat nyaman juga mudah dalam membersihkannya.

Touchpad pada VivoBook S S510 juga sudah mendukung banyak gesture, meskipun belum pernah mencobanya saya berani bilang kalau gesture ini akan berfungsi pada semua sistem operasi, tak terkecuali pada Edlless OS yang merupakan sistem operasi bawaan VivoBook S S510, tentunya ini bukan tanpa alasan, karena saya sendiri menggunakan Linux saat ini dan fitur gesture pada laptop saya masih bisa berfungsi.

Layaknya sebuah smartphone terbaru, VivoBook S S510 sudah dilengkapi dengan fingerprint yang sangat berguna untuk membuka kunci pada Windows Hello di Windows 10, jadi tidak perlu yang namanya ketik-ketik password, tinggal tempelkan jari dan Welcome to Windows. Saya berharap fitur fingerprint ini juga hadir di linux, karena android yang bisa dibilang anaknya linux saja support seharusnya orang tuanya bisa jugakan.

Didukung Sistem Operasi Endless


Windows 10 memang sangat direkomendasikan untuk digunakan pada VivoBook S S510 supaya bisa memanfaatkan semua fiturnya, namun pada paket penjualan di Indonesia Asus belum menyediakan sistem operasi populer tersebut, digantikan dengan Endless OS yang merupakan sistem operasi berbasis linux modern. 

Walaupun berbasis Linux, Endless OS pada VivoBook S S510 sudah menyediakan setidaknya 100 aplikasi yang langsung bisa digunakan untuk kebutuhan berkerja, browsing, dll. Jika tidak pernah menggunakan Endless OS ini jangan khawatir, karena kemudahan pengoperasian nya sama saja saat kita memiliki smartphone baru(utak-atik sedikit pasti langsung bisa).

Aplikasi yang tersedia Endless OS kebanyakan adalah aplikasi gratis, dan beberapa aplikasi kualitasnya bahkan sekelas dengan aplikasi berbayar. Sekedar berbagi, berikut ini adalah beberapa aplikasi  yang saya rekomendasikan untuk dimiliki di linux.

  • Inkscape (Gambar Vektor)
  • Blender (Gambar 3D)
  • WPS (Office Mirip sekali dengan MS Office)
  • Open (Editor Editor Video Mudah)
  • Gimp (Photoshopnya linux)
  • XDM (Aplikasi Downloader)
  • VLC (MediaPlayer)
  • Steam (Buat Download Game)
  • Wine (Buat menjalankan aplikasi windows)
  • Dan lain-lain
Untuk game,pada linux saya baru mengetahui Dota 2 yang bisa diinstall melalui steam, lalu beberapa game windows juga bisa dijalankan di Linux. contohnya saya pernah main GTA san andreas di linux mint yang sekarang saya gunakan, jadi jangan khawatir kehabisan game di linux.

Kelebihan sistem operasi linux dari windows adalah pada daya tahan terhadap virus dan dukungan hardware yang banyak, selama saya hidup, saya tidak pernah mendengar linux pernah terinfeksi virus dan sejenisnya yang merugikan pengguna, beda halnya dengan windows yang beberapa waktu lalu sempat terkena virus reasomware  yang bisa menyandera file sekaligus memeras korbannya. Pada bagian dukungan hardware di linux tidak ada yang namanya install driver tambahan semua sudah berjalan sebagaimana mestinya, sehingga tidak perlu repot-repot download file driver yang sampai ratusan MB kan.

Setelah melihat kelebihan Endless/Linux OS diatas dan belum mau menggunakan Endless dengan alasan sudah jatuh hati dan terbiasa dengan windows(saya hanya bisa bilang sungguh terlalu), maka solusi terbaiknya adalah memang hanya install Windows, etssst tunggu dulu, catatannya jangan install Windows yang bajakan ya!. masa VivoBook S S510 yang keren ini OSnya bajakan(malu maluin aja).

Kesimpulan & Penutup
Akhirnya, akhir dari artikel inilah yang saya tunggu-tunggu(capek nulis), Kesimpulan yang bisa kita ambil adalah Desain VivoBook S S510 yang tipis akan membuat orang yang menentengnya terlihat professional, tidak salah jika Asus menargetkan pasar notebook tipisnya ini pada kalangan pembisnis, karyawan kantor, maupun mahasiswa.

Desain keyboard, layar dan berbagai fitur lainnya sangat menunjang untuk kebutuhan pekerjaan sehari-hari, jika ingin hiburan seperti menonton film layar 15,6 inchi juga siap menemani, Peforma pun masih bisa diandalakan untuk berbagai tugas yang tidak terlalu berat, misal hiburan bermain game ataupun editing video. Hampir saja terlupa harga VivoBook S510 sekitaran 9.8 jutaan, cukup murahkan dengan desain yang bagus.

Saya pun sebagai mahasiswa informatika yang baik(Aminn), ingin sekali memiliki notebook dengan ciri-ciri seperti VivoBook S S510, saya yakin produktifitas saya akan meningkat jika menggunakannya, kebutuhan saya yang harus serba pakai notebook pasti akan lebih terpenuhi semuanya, contohnya internetan dikampus BISA!, menulis bahasa pemogramman apalagi, editing video tutorial youtube masih bisa lah.

Cukup sekian artikel ini saya tulis, jika VivoBook S S510 membuat anda terkesan bisa dituliskan di komentar ya.

Rincian Spesifikasi 
Video VivoBook S S510

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah sesuai dengan isi artikel, no iklan.